STOP STIGMA NEGATIF TERHADAP PASIEN VIRUS CORONA

Bagiakan Konten ini Via
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pandemi Virus Corona SARS-CoV-2 masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Tak pelak, virus corona COVID-19 selalu menjadi tajuk utama media, baik itu cetak, daring, mau pun layar kaca. Banyak media nasional maupun internasional membicarakan virus yang diduga berasal dari Wuhan, China, itu.. Hal itu disebabkan karena masih banyak pasien yang terinfeksi virus corona sehingga masyarakat membutuhkan informasi untuk memuaskan keingintahuan mereka seputar COVID-19.

Apalagi, penyebaran virus corona yang relatif cepat dan mudah diyakini membuat masyarakat kaget. Belum lagi, virus ini bisa dikatakan baru dan masih banyak yang belum diketahui. Di sisi lain, virus ini sudah menginfeksi lebih dari 700 ribu orang di seluruh dunia dengan angka kematian mencapai lebih dari 36 ribu jiwa. Dengan gejala yang mirip flu biasa, namun mudah menular, membuat beberapa kalangan menjadi cemas dan khawatir, tak terkecuali masyarakat di Indonesia.Situasi ini menimbulkan berbagai stigma negatif di kalangan masyarakat hingga menimbulkan dampak sosial. Dampak sosial yang terjadi, seperti muncul diskriminasi terhadap pasien dan keluarga pasien. Itulah mengapa, kita sebaiknya menghindari pernyataan atau narasi yang bisa memberikan stigma pada orang tertentu.

Lantas bagaimana mencegah stigma negatif seputar COVID-19

  • Menggunakan nama yang benar

Dalam penyebutan diusahakan memakai nama yang benar, yakni COVID-19 (Corona Virus Disease 19)

  • Jangan menyebut pasien dengan korban

Menyebut orang yang terkena COVID-19 dengan pasien. Hindari menggunakan istilah korban corona atau penderita.

  • Tidak menghakimi

Tidak menghakimi seseorang sebagai penyebab atau penyebar. Hindari pengunaan istilah tersebut karena menyiratkan penularan secara sengaja.

  • Berikan semangat kepada pasien

Jika mengetahui ada orang yang terkena COVID-19, sebisa mungkin memberikan semangat dan dukungan kepada pasien serta keluarganya.

  • Berikan penghargaan kepada petugas kesehatan

Saat ini, tenaga medis menjadi garda terdepan memberantas virus corona penyebab COVID-19. Maka dari itu apresiasi setinggi-tingginya perlu diberikan kepada tenaga kesehatan.

 

sumber: liputan 6.com
tgl 2 April 2020

Bagiakan Konten ini Via
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami